Keluarga Teman yang Broken Home - Berita Feature Generasi Muda

Keluarga Teman yang Broken Home

Klickberita.com – Seorang anak yang tumbuh dari keluarga bahagia, kelak anak tersebut menyikapi hidup ini pun dengan penuh suka cita. Ia menjadi anak yang ceria, selalu hangat kepada siapa saja, bahkan bisa dibilang asyik dibandingkan teman-teman lainnya. Sebab tidak seru, jika berteman dengan sosok yang berwajah sendu melulu, lesu melulu, atau mudah tersinggung. 

Nah, jadi setiap teman kamu itu dipengaruhi masa kecilnya, jika teman itu pemurung, berwajah duka selalu, mudah tersinggung, bisa jadi masa kecilnya kurang bahagia. Kurang bahagia di sini maksudnya adalah keluarga yang tidak harmonis, mungkin keluarga broken home. Atau masalah keluarga lainnya.

Ilustrasi berteman | Foto © Unsplash
Sebaliknya, jika seorang teman yang selalu berwajah ceria, menyenangkan, mudah bergaul, pandai berkomunikasi, tidak gampang sakit hati, bisa dipastikan masa kecilnya bahagia. Meski begitu ada juga teman yang berusaha menutup rasa kesedihannya di depan orang lain, hanya dirasakannya sendiri. Jadi dia di depan temannya tampak ceria, bahagia, menyenangkan, berwajah ramah, dan lain sebagainya. Padahal sebenarnya masa kecilnya tidak bahagia.

Nah, tipe yang seperti ini biasanya pandai mengatur emosionalnya di hadapan orang lain. Jika berkumpul, dia juga ikutan konyol, tertawa heboh, menyenangakan sekali. Jika bukan teman yang paham betul siapa dia, tentulah semua itu tidak tampak padanya. 

Lalu apakah tidak seru berteman dengan sosok yang pemurung terus? 

Sebenarnya keseruan berteman itu jika bisa sama-sama senang, buat konyol-konyolan bersama, sepanjang hari menikmati hidup ini penuh dengan keceriaan, dan tentunya bisa belajar, bekerja, juga bermain bersama. Dan teman yang sifatnya pendiam, atau wajahnya tampak selalu murung tak bergairah, itu karena beban hidupnya yang tidak bisa dikontrolnya. 

Kenapa disebut tidak bisa dikontrol? Ya, karena setiap orang juga punya beban masalah hidupnya masing-masing. Jangan kira juga anak-anak yang sejak kecil bahagia sampai dewasa itu tidak punya beban hidup, itu pasti ada. Tapi tipe orang seperti ini karena sejak kecil sudah terbiasa bahagia, ketika remaja atau dewasa tidak terlalu mendramatisir hidupnya. Jadi dia bisa lebih santai dalam menyikapi hidup, tidak terbebani. 

Sebagai teman tugas kamu adalah bisa membawa perubahan terhadap dirinya dalam menjalani hidup. Jangan malah dijauhi. Biasanya juga teman dengan latar belakang keluarga broken home itu cenderung pendiam alias pandai menjaga rahasia. Kalau dia mau menceritakan itu pada kamu, berarti kamu salah satu orang yang dipercayainya. Atau bisa jadi dia tidak tahan lagi untuk bercerita dengan siapa, nah, karena kamu ada di depannya saat itu, maka ia pun menceritakan keluh kesahnya. 

Selain itu karakter teman yang seperti ini juga kalau sudah dekat dengan 1, 2 , atau 3 teman, selalu ingin bersama dengan temannya itu. Akrab sekali. Baginya lebih menyenangkan bersama teman-temannya daripada dengan keluarganya. Aneh, kan? Tampak aneh memang, tapi sebenarnya itu bisa dimaklumi kalau kamu bisa memahaminya. 

Apakah dia tidak sayang keluarganya? Tidak perduli dengan orangtuanya? 

Sayang, sudah pasti sayang. Perduli, sudah pasti perduli. Hanya saja cara sayang dan keperduliannya tidak umum seperti anak-anak lainnya. Karena itu semua disebabkan masa kecilnya dulu. 

Jika kamu punya teman seperti ini sebenarnya sangat asyik, yang penting pandai-pandai menjaga hatinya. Ada rambu batas ketika kamu memasuki kehidupannya. Karena karakternya mudah tersinggung yang dipengaruh masa silamnya, maka hal ini harus pandai-pandai dijaga. Tahu ucapan dan tindakan apa yang dibencinya. Bukankah teman yang baik itu paham betul apa yang disukai dan apa yang tidak disukai? 

Coba perhatikan ketika dia berbicara dengan nada serius dalam menanggapi suatu masalah. Pada saat itu kamu bisa menilai, sebenarnya dia jauh lebih dewasa dalam menyikapi hidup, karena pemahaman hidupnya cukup baik. Hal itu disebabkan mentalnya yang sudah ditempah sejak kecil di keluarganya. Ucapan dan tindakannya dipengaruhi masa kecilnya, jadi tidak perlu heran kenapa tipe teman seperti ini jauh lebih bijak dibandingkan yang lainnya. 

Dan yang pastinya, guys, semua teman itu menyenangkan, ia merupan manusia-manusia unik yang mempunyai kepribadian berbeda. Baik teman itu dari keluarga bahagia, keluarga broken home, keluarga acakadut, bahkan sama sekali tak punya keluarga, semua itu sangat menyenangkan. Kembali lagi bagaimana cara kalian berteman. Jika tahu batas-batasnya, dan saling memahami satu sama lain, maka pertemanan itu adalah pertemanan yang sehat dan baik. [Asmara Dewo]

Info: Klickberita di-update setiap Sabtu pagi

Baca juga:
Semakin Tinggi Pendidikan Anak, Semakin Melawan Orangtua? 
Ngapain, Bang, Dikerjakan Kalau Nggak Ada Duitnya 
Gunanya Mengukur Kemampuan Diri 

Video wisata terbaru asmarainjogja yang direkomendasikan:


0 Komentar untuk "Keluarga Teman yang Broken Home"

Back To Top