Tingkatkan Kesehatan Rongga Mulut Jemaat, Tim Dokter Gigi Unsrat Edukasi Jemaat GMIM Tikala Lewat Pendekatan Komunitas

Tim Pengabdi Prodi Gigi Unsrat Foto bersama jemaat kolom 24 | Istimewa
MANADO — Dalam upaya menekan angka penyakit gigi dan mulut serta mengubah paradigma masyarakat dari kuratif menjadi preventif, tim pengabdi dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi jemaat GMIM Bukit Moria Tikala Baru, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh drg. Jean Siska Roma Tairas, M.Kes., bersama tim yang terdiri dari drg. Heryudi Julianus Jovly Soelama, M.Kes, drg. Crista Gretasia Sekeon, M.Kes, Archi Gavrilla Putri Inoi, SKG., Cintanya Felina Pakasi, SKG., dan Ivanna Jochebed Sirait, SKG. Edukasi ini memfokuskan sasaran pada jemaat Kolom 23 dan Kolom 24 yang terdiri dari berbagai tingkatan usia, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga lansia.
Foto pelaksanaan kegiatan edukasi di kolom 24 | Istimewa
Budaya menikmati kue-kue manis khas Minahasa yang lezat di setiap acara keagamaan ternyata menyimpan tantangan tersendiri bagi kesehatan rongga mulut. Tanpa diimbangi perilaku menyikat gigi yang tepat, kebiasaan ini perlahan memicu berbagai masalah kesehatan—mulai dari karies (gigi berlubang), gangguan jaringan gusi (periodontal), hingga risiko kehilangan gigi. Fenomena inilah yang melatarbelakangi tim pengabdi dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi (PSPDG) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado merangkul jemaat GMIM Bukit Moria Tikala Baru dalam program edukasi interaktif.
Edukasi yang dipimpin oleh drg. Jean Siska Roma Tairas, M.Kes., bersama tim pengabdi membidik Jemaat Kolom 23 dan 24. Langkah pencegahan ini dinilai krusial untuk mengikis paradigma kuratif yang masih melekat pada masyarakat sekitar, karena warga cenderung mendatangi fasilitas kesehatan saat kondisi gigi sudah parah atau membengkak.
Foto pelaksanaan kegiatan edukasi di kolom 23 | Istimewa
Rangkaian kegiatan edukasi dilaksanakan secara terpisah namun berdampingan bersamaan dengan kegiatan ibadah rutin jemaat. Edukasi di Kolom 23 berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 18.00 Wita, sementara di Kolom 24 dilaksanakan pada Kamis 23 Juli 2026, pukul 18.30 Wita.
Dalam pemaparannya, drg. Jean Siska Roma Tairas, M.Kes dan tim pengabdi memanfaatkan media edukasi flipchart ukuran A3, model gigi (phantom), serta sikat gigi untuk mendemonstrasikan teknik membersihkan gigi dan mulut yang benar. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan anatomi dan struktur gigi, dampak infeksi rongga mulut terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh, hingga langkah preventif merawat kebersihan mulut harian.
Foto pelaksanaan kegiatan edukasi di kolom 24 | Istimewa
Kegiatan pengabdian ini terselenggara berkat dukungan pendanaan melalui hibah PNBP Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sam Ratulangi secara internal, serta kerja sama erat dengan para pelayan khusus GMIM Bukit Moria Tikala Baru.
Tim pengabdi berharap jemaat Kolom 23 dan 24 dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman preventif ini kepada jemaat di kolom lainnya, sehingga derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Kota Manado dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (JT)



Posting Komentar untuk "Tingkatkan Kesehatan Rongga Mulut Jemaat, Tim Dokter Gigi Unsrat Edukasi Jemaat GMIM Tikala Lewat Pendekatan Komunitas "